-->

Mantan Gelandang Rossoneri Kritik Taktik Fonseca

LA CAPOLISTA - Zvonimir Boban mengungkapkan pandangannya kepada Sky Sport mengenai taktik pelatih baru Milan musim ini Paulo Fonseca. Mantan gelandang Rossoneri itu menilai jika lini tengah Milan terlalu menderita di lapangan.
 
 
Meski puas dengan kemenangan tipis atas Slovan Bratislava dalam pertandingan Liga Champions, namun Boban tetap menilai lini tengah Milan sebagai titik kelemahan yang harus di benahi. Keseimbangan lini tengah Rossoneri masih menjadi kendala sejauh ini.
 
Dalam analisanya, Boban mengatakan jika empat pemain depan terlalu banyak, pilihannya memainkan Samuel Chukwueze, Noah Okafor, Cristian Pulisic dan Tammy Abraham dinilai terlalu berani bahkan berisiko.
 
"Strategi ini mengharuskan lini tengah bekerja ekstra keras sebab Milan hanya memainkan dua pemain tengah yaitu Youssouf Fofana dan Tijjani Reijnders sehingga mereka nampak kesulitan jika harus menerima serangan balik lawan.
 
Dalam beberapa momen mereka memenangkan penguasaan namun disisi lain juga perlu keseimbangan, mereka terlalu menderita di lini tengah." ucap Boban kepada Sky
 
Pendapat Boban ini patut digarisbawahi jika strategi Fonseca harus segera menemukan keseimbangan antara lini tengah, pertahanan dan juga penyerangan. Dengan lini depan yang tajam tapi Milan melupakan sisi tengah dan pertahanan yang kerap hilang kendali.
 
Paulo diharapkan segera menemukan formasi ideal bagi timnya atau bahkan beralih formasi untuk memberikan kestabilitasan di semua sektor. Dengan jadwal padat yang dilakoni Rossoneri musim ini, rotasi pemain juga perlu dilakukan agar semua pemain dapat berada dalam kondisi fit.
LihatTutupKomentar