LA CAPOLISTA - Penunjukan Paulo Fonseca memang sejak awal telah memicu banyak perdebatan dan penolakan dari kalangan Milanisti. Banyak yang mempertanyakan keputusan manajemen menunjuk pelatih asal Portugal tersebut.
Seorang jurnalis olahraga, Franco Ordine menyoroti keadaan ini adalah bagian dari tanggungjawab manajemen klub. Fonseca yang ditunjuk sebagai pelatih harus mengambil alih tugas dengan keterbatasan yang signifikan. Ia ditugaskan mengembangkan filosofi permainan yang lebih maju.
![]() |
| instagram/paulofonseca_oficial |
Namun kini, tantangan itu tidak sejalan dengan kualitas skuad yang dimiliki. Ordine berpendapat bahwa Fonseca harus melihat kualitas pemain saat ini untuk membangun sebuah sistem, bukan untuk memaksakan sebuah sistem yang terbukti tidak efektif hingga kini.
Selain itu, langkah manajemen untuk mempekerjakan Paulo Fonseca dinilai sebagai langkah mundur bagi Rossoneri. Milan tidak memiliki ambisi bersaing untuk memperebutkan gelar dan bahkan hanya mengincar posisi empat besar klasemen agar bisa konsisten bermain di Liga Champions.
Banyak dari kalangan fans Milan mulai mempertanyakan itu, kurangnya ambisi dalam merekrut pelatih yang sudah berpengalaman dan terkenal menjadi sebuah kritik yang terus diabaikan manajemen.
Jika hasil bersama Paulo Fonseca musim ini tidak memuaskan maka manajemen lah yang harus menanggung ini semua karena memilihnya.

