LA CAPOLISTA - Harapan besar diemban pelatih Paulo Fonseca yang baru didatangkan manajemen Milan musim ini menggantikan Stefano Pioli setelah lima musim menangani Rossoneri. Pelatih asal Portugal ini membawa sejumlah perubahan dalam skema serangan Milan yang lebih kompetitif.
![]() |
| instagram/paulofonseca_oficial |
Namun alih-alih mendapatkan hasil maksimal, Milan dibawah kendalinya sejauh ini bermain tanpa konsistensi yang berkelanjutan. Hingga pekan ke-14 musim ini Milan sudah tertinggal 10 poin dari pemuncak klasemen sementara Napoli yang memang tampil konsisten sejak awal musim.
Selain Napoli, ada Inter Milan, Atalanta, Fiorentina, Lazio dan Juventus yang juga bermain secara konsisten dan kolektif sejauh ini. Namun dalam konferensi pers baru-baru ini Paulo Fonseca mengungkapkan rasa optimis terhadap progres tim besutannya.
"Saya yakin pada akhirnya kami akan unggul dari tim lain, namun saat ini mari kita berbicara tentang tim ini. Kami memulai pramusim selama 15 hari dengan anak-anak." ucap Fonseca kepada Milan TV
"Ketika pergi ke AS semua begitu indah, namun kami baru memulai pertandingan pertama dengan pemain berbeda karena pemain yang berpengaruh sedang berada di kejuaraan Eropa saat itu. Kami tidak banyak berlatih waktu itu karena menyisakan delapan hari untuk mengerjakan banyak hal."
"Dan sekarang kami sedikit demi sedikit mulai berlatih dengan menonton video untuk meningkat. Ketika banyak yang berubah itu akan sangat sulit, mereka (Napoli) telah memiliki seluruh skuad ketika 4-5 minggu sebelum mulai dan itu sangat penting."
"Napoli memiliki pelatih baru namun mereka bekerja penuh satu minggu karena tidak mengikuti Liga Champions, kemudian ada Inter dan Atalanta yang sudah memiliki pelatih yang sama selama bertahun-tahun jadi saya ingin mengatakan bahwa kami ingin berbuat lebih banyak."
Memang perlu waktu untuk tampil konsisten dan mencapai hasil maksimal, namun itu harus segera dibuktikan saat ini sebab musim telah berjalan hampir setengah perjalanan. Jika tidak segera menemukan konsistensi bukan tidak mungkin Milan akan terlempar dari zona empat besar atau batas akhir spot Liga Champions.

